Jumat, 12 Maret 2010

Pembuatan Minyak Kelapa Dengan Fermentasi

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi resiko penumpukan kolesterol dalam darah. Salah satu metode pembuatan minyak kelapa yaitu fermentasi. Metode ini dapat diaplikasikan dalam industri skala kecil karena prosesnya sederhana dan mudah dilakukan. Proses fermentasi menggunakan mikroorganisme yang menghasilkan enzim protease untuk memecah ikatan protein-lemak pada santan. Fermentasi dilakukan secara partaian pada fermentor berupa labu Erlenmeyer berukuran 1 liter dalam kondisi mikroaerofilik.


Parameter keberhasilan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencapai yield tertinggi dan waktu pemecahan emulsi tercepat. Proses fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae memiliki perolehan minyak kelapa tertinggi. Variasi percobaan meliputi formulasi medium inokulum, penentuan jumlah inokulum, penentuan temperatur, pH, dan kadar oksigen optimum. Untuk setiap variabel dilakukan 4 variasi percobaan. Kondisi operasi optimum terjadi pada formulasi medium inokulum dengan perbandingan air kelapa terhadap skim santan sebesar 1 berbanding 9, perbandingan jumlah inokulum terhadap krim santan sebesar 1 berbanding 3, temperatur 35oC, pH 6,58-6,68 , dan kadar oksigen sebesar 60-90 % volum kerja/volum fermentor.


Analisis sifat fisik dan kimia minyak kelapa meliputi penentuan densitas, indeks bias, angka asam, angka iodium, angka penyabunan, angka peroksida, dan kandungan asam-asam lemak. Minyak kelapa hasil penelitian memenuhi standar mutu minyak kelapa menurut Codex Stan 210-1999 dengan kandungan asam laurat sebesar 49,18 %.

Jumat, 29 Januari 2010

Cara Membuat Ikan Asin

Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Dengan metode pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk dalam waktu singkat dapat disimpan di suhu kamar untuk jangka waktu berbulan-bulan, walaupun biasanya harus ditutup rapat.

Cara Pembuatan
Ikan layang tengah direndam dan ditaburi garam. Muara Angke
Beraneka jenis ikan yang biasa diasinkan, baik ikan darat maupun ikan laut. Ikan-ikan ini dikumpulkan dalam suatu wadah dan lalu ditaburi atau direndam dalam garam pekat. Ikan-ikan yang besar biasanya dibelah atau dipotong-potong lebih dulu agar garam mudah meresap ke dalam daging.
Karena perbedaan kepekatan dan tekanan osmosis, kristal-kristal garam akan menarik cairan sel dalam daging ikan keluar dari tubuhnya. Sementara itu partikel garam meresap masuk ke dalam daging ikan. Proses ini berlangsung hingga tercapai keseimbangan konsentrasi garam di luar dan di dalam daging.
Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan.
Setelah itu, ikan-ikan ini dijemur, direbus atau difermentasi untuk meningkatkan 

Bahan-bahan
Bahan baku garam sendiri mengandung: CaSO4, MgSO4, MgCl2, KCl, NaBr, NaCl. Setelah siap saji disyaratkan untuk kelas A kandungan NaClnya=97% sedangkan untuk

Selasa, 26 Januari 2010

Aurat Kaum Wanita




1.      Bulu kening

Menurut Bukhari " Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur (menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening) "

Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari

2.      Kaki ( tumit kaki )

" Dan janganlah mereka ( perempuan ) membentakkan kaki ( atau mengangkatnya) agar diketahui perrhiasan yang mereka sembunyikan " An-Nur : 31

1.       menampakkan kaki
2.       menghayungkan / melenggokkan badan mengikut hentakkan kaki

3.      Wangian

" Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya , maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina ". Riwayat Nasaii , Ibn Khuzaimah dan Hibban

4.      Dada

" Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi dada-dada mereka " . An-Nur : 31

5.      Gigi

" Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya ". Riwayat At-Thabrani
" Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik ,yang merubah ciptaan Allah " . Riwayat Bukhari dan Muslim

6.      Muka dan leher

" Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu "
a.       bersolek ( make-up )
b.       menurut Maqatil : Sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah

7.      Muka dan Tangan

" Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis . Sabda Rasullulah :  Wahai Asma ! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaidh tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja ". Riwayat Muslim dan Bukhari

8.      Tangan

" Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya " . Riwayat At Tabrani dan Baihaqi

9.      Mata

" Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya ".  An Nur : 31

Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya . Kamu hanya boleh pada pandangan yang pertama , ada pun pandangan seterusnya tidak dibenarkan ".
Riwayat Ahmad , Abu Daud dan Tirmidzi

10.  Mulut ( suara )

" Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya , tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik " . Al Ahzab : 32

" Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan , maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi ". Riwayat Ibn Majah

11.  Kemaluan

" Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin , hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka (jangan berzina) ". An Nur : 31

“Apabila seorang perempuan itu sembahyang lima waktu , puasa di bulan Ramadhan , menjaga kemaluannya (tidak berzina) dan menta'ati suaminya , maka masuklah ia kedalam syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya " . Riwayat Al Bazzar

" Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan dirumah suaminya , melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah " . Riwayat Tirmidzi , Abu Daud dan Ibn Majah

12.  Pakaian

" Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan dihari akhirat nanti ". Riwayat Ahmad , Abu Daud , An Nasaii dan Ibn Majah

" Sesungguhnya sebilangan ahli neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat . Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya " . Riwayat Bukhari dan Muslim

a.       Berpakaian tipis / jarang
b.       Berpakaian ketat / membentuk
c.       Berpakaian berbelah / membuka bahagian-bahagian tertentu

" Hai nabi-nabi katakanalah kepada isteri-isterimu , anak perempuan mu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab ( baju labuh dan loggar ) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali . Lantaran itu mereka tidak diganggu . Allah maha pengampun lagi maha penyayang " Al Ahzab : 59

13.  Rambut

" Wahai anakku Fatimah ! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya ". Riwayat Bukhari dan Muslim.

14 . " Bagi wanita-wanita yang memelihara dirinya dan menta'ati suaminya , segala makhluk , burung yang terbang , ikan dilaut , malaikat dilangit , matahari dan bulan dan lain-lain memohon keampunan Allah untuknya "

Kamis, 31 Desember 2009


Senin, 28 Desember 2009

LEGENDA CANDI MUARA TAKUS

PUTRI RENO BULAN

Awalnya candi Muara Takus disebabkan oleh Tiga datuk yang terdiri dari 1. Datuk Tukang Tembak, 2. Datuk Tukang Solam, dan 3. Datuk Tukang Ubek. Diawal cerita bermenunglah datuk tukang ubek dan teringat didalam benaknya tentang sokonya yang hilang. Dan datuk tersebut memanggil dua orang temannya (Dt. Tukang tembak dan Dt. Tukang solam).

Lalu berangkatlah mereka bertiga bertapa ke tempat Koto Pondam, dan sekembalinya dari bertapa mereka berlayar menuju ke dondang. Dondang ba namo kulik kombuong. Dan sampailah mereka ke laut merah dan terdengarlah seseorang mintak tolong. Rupanya seekor elang bangke yang sedang membawa seorang putri, maka berdialoglah (berseteru) datuok yang bertiga. Tersurat di gelang tangan putri tersebut ternyata namanya adalah Reno Bulan Dan mereka bertiga terus berseteru dan sesampainya mereka ke kampung Koto Pulau Sijangkang di pasar Indo Dunio. Tak hentinya mereka bertengkar ingin membawa putri pulang ke rumah masing-masing. Sehingga mereke bertiga meminta untuk bersidang dan disidangkanlah oleh datuok Singo Mahadirajo yang tinggal di Batu Kompe yang datang dari kampung Roma. Dan akhirnya jatuhlah ketangan datuok tukang ubek.

Kembali cerita ke negeri India. Putri Andam Dewi (orang tua Reno Bulan) sudah dua hari mencari anaknya (Reno Bulan) dan maghatok dan meratapi anaknya. Dan mereka pergi ke tukang nujum untuk menanyakan keadaan anaknya. Dan tukang nujum tersebut menceritakan dimana keberadaan anaknya.

Lalu berangkatlah Raja India dengan mempersiapkan serdadu-serdadu, orang-orang yang bagak, cerdik pandai, tokoh-tokoh para petinggi raja beserta keluarga besar Raja India dengan sebuah kapal yang besar. Dan sesampainya dipelabuhan di Koto Pulau Sijangkang di songsonglah oleh anaknya (Putri Reno Bulan). Sesampainya disana bertemulah mereka. Karena putri Reno Bulan telah ditolong oleh tiga orang datuk untuk membalas budi baiknya, maka Reno Bulan memohon kepada Ayahnya untuk membuatkan sebuah istana seperti di India. Lalu raja India menyetujui permohonan anaknya itu.




Mulailah masyarakat beserta rombongan Raja India untuk pembuatan istana tersebut hingga selesai.

Setelah pembuatan istana selesai, maka mereka mengadakan pesta penyerahan Raja India ke Raja Mahadiraja, segala bunyian-bunyian di gelarkan disana (Rabab, Talempong, Gong, kecapi, segala permainan anak-anak, dll). Istana yang dibangun oleh Raja India tersebut dinamakan Candi Muara Takus.

Cukup sekian dari kami, kalau ada jarum yang patah usah di simpan didalam peti letakkan saja di pematang. Kalau kata kami yang salah usah disimpan di dalam hati buangkan saja kebelakang.